Obat jerawat banyak dijual dimana-mana, mulai dari obat jerawat alami maupun obat jerawat kimia. Bahan yang alami bisa dicium dari baunya yang khas tumbuh-tumbuhan serta rasanya tidak getir tapi rasa jamu. Sedangkan obat jerawat yang herbal abal-abal artinya unsur tumbuhan ditambah kimia yang tidak terukur dosisnya dengan benar, biasanya dijual bebas di pasaran tanpa BPOM yang sah.

Penyebab jerawat, seperti kita ketahui bersama sebagai akibat terjadinya infeksi di permukaan kulit. Pori-pori yang besar sering di hinggapi oleh bakteri atau kuman, yang mengakibatkan terjadinya peradangan di wajah, dan itulah yang kita kenal sebagai jerawat. Jerawat bisa saja di sebabkan oleh hormonal, asupan makanan, polusi, kulit yang sensitif, dan penggunaan kosmetika wajah yang salah. Saran yang terbaik adalah gunakan obat-obat alami namun di produksi secara higienis oleh pabrik yang modern serta mengutamakan kualitas produknya.

obat jerawat alami

Beberapa Obat Jerawat Alami

Berikut penulis ingin membagikan tips menghilangkan jerawat dengan menggunakan obat-obat yang berasal dari tumbuhan atau hewani, yang secara alami bisa digunakan sebagai cara menghilangkan jerawat yang aman untuk dicoba:

  1. Obat jerawat alami: lemon

    Lemon memiliki Asam Laktat dan Asam Sitrat serta Glikolat yang dikenal sebagai Zat AHA (Alpha Hydroxy Acid) untuk memberikan efek muda, dan menghambat penuaan pada kulit kita. Jika anda ingin mendapatkan manfaat jeruk lemon sebagai obat herbal untuk menghilangkan jerawat, caranya adalah sebagai berikut:

    Peraslah buah lemon secukupnya lalu oleskan pada wajah, dan diamkan 2 menit lalu bilas dengan air dingin bercampur es.

    Minumlah air lemon dengan tambahkan madu secukupnya, karena lemon mengandung antioksidan tinggi dan madu mengandung banyak manfaat bagi kesehatan.

    obat jerawat alami dari manfaat jeruk lemon

    Madu dikenal baik untuk obat luka, merangsang pertumbuhan jaringan kulit wajah yang rusak akibat jerawat, menghaluskan kulit, sebagai antioksidan yang kuat, menurunkan glukosa dan kholesterol darah.

  2. Obat jerawat alami: lidah buaya

    Setiap orang pasti menginginkan jerawatnya hilang dengan melakukan hal yang paling sederhana namun hasilnya maksimal, sesuatu yang nyaman di kulit dan juga berkhasiat. Lidah buaya selain untuk mendinginkan wajah akibat jerawat yang merah meradang, juga membantu terjadinya regenerasi sel baru dari kulit yang rusak akibat jerawat.

    Merawat jerawat dengan lidah buaya memang terasa lebih nyaman di kulit dibandingkan dengan tumbuhan yang lain. Menurut cerita yang ada di Mesir masa lampau, ketika mereka berjalan kaki di lembah gurun yang panas terik oleh sinar matahari. Kulit mereka kebanyakan tidak tahan sehingga terbakar oleh ultra violet, Ada banyak diantara mereka yang menutup kulit wajah mereka dengan sejenis penutup kepala, mirip sorban. Mereka telah menggunakan masker lidah buaya agar bisa memulihkan kulit yang terbakar tersebut.

    Berdasarkan pengalaman yang penulis kumpulkan, lidah buaya juga bisa dikonsumsi layaknya makan jelly. Batang lidah buaya di kupas lalu direbus, dan siap dikonsumsi, dengan khasiat menurunkan kadar gula dalam tubuh sehingga tubuh lebih kebal terhadap serangan bakteri dari luar. Lihat juga artikel mengenai makanan sehat yang bisa membantu menghilangkan jerawat.

    Dampak sampingnya adalah kekebalan tubuh dari serangan penyakit sanggup memberikan kesehatan kulit wajah juga, dimana bakteri yang masuk tidak mampu bertahan terhadap antibodi tubuh yang kuat tersebut.

    Manfaat lidah buaya yang lain adalah:

    a. Mencerahkan wajah, lidah buaya memiliki khasiat untuk melembutkan kulit wajah, sehingga kulit yang mati karena kerusakan jaringan kulit diganti dengan sel kulit yang baru.

    b. Mengobati alergi kulit, lidah buaya mengandung vitamin C dan vitamin E yang menjadi anti-oksidan buat tubuh untuk menangkal radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh. Semakin tinggi antioksidan dalam tubuh seseorang, maka semakin kebal terhadap serangan penyakit dari luar.

    c. Mengencangkan kulit, karena kandungan vitamin E, vitamin C, yang ada dalam lidah buaya. Dengan kencangnya kulit membuat wajah seseorang nampak lebih muda daripada usia sesungguhnya.

    Masker lidah buaya dan olahan makanan lidah buaya sangat cocok buat kulit yang bermasalah seperti tersebut diatas. Gunakanlah lidah buaya secara baik, bisa diaplikasikan ke wajah secara langsung maupun di konsumsi seperti makan buah kelapa muda. Baunya sebelum direbus sangat khas, namun ketika direbus baunya segar dan rasanya sangat enak seperti buah siwalan layaknya. Nikmatilah dengan tanpa ragu, karena bisa dikonsumsi secara rutin tanpa merusak kesehatan.

  3. Obat jerawat alami: telur bebek

    Kandungan protein dan asam amino dalam telur bebek, bisa mengecilkan pori-pori kulit sehingga mencegah debu atau kotoran masuk. Seperti kita ketahui pori-pori kulit yang besar seringkali dimasuki bakteri yang menyebabkan jerawat di kulit, baik di wajah, punggung maupun dada. Pori yang membesar bisa disebabkan karena seseorang suka mengkonsumsi makanan penyebab jerawat seperti makanan pedas.

    Aplikasinya adalah, ambil sebutir telur bebek, lalu ambil putihnya saja. Oleskan ke wajah anda dan diamkan beberapa saat sambil dikipas agar cepat kering dan membuat pori-pori kulit mengecil. Basuhlah wajah dengan air dingin dan ambil madu sedikit dan oleskan pada wajah anda untuk kedua kalinya agar memperoleh hasil yang lebih maksimal. Beberapa menit kemudian, basuhlah kembali dengan air dingin lagi. Alhasil, kulit wajah terasa segar, pori-pori mengecil dan wajah nampak lebih cerah, apalagi bila diulangi berminggu-minggu hasilnya lebih menonjol lagi.

  4. Obat jerawat alami: daun sirih

    Daun sirih dikenal sebagai jamu yang dapat menghilangkan bekas jerawat dari dalam tubuh. Caranya, dengan mengambil 5 lembar daun sirih yang segar dan bersih, lalu direbus dengan 2,5 gelas air hingga jadi 2 gelas ramuan. Tambahkan madu dan lemon secukupnya maka anda akan rasakan badan segar bugar, tidak letih usai mengkonsumsinya. Kencing jadi lancar dan tidak keruh, dan wajah yang meradang jadi pulih kembali karena antibiotik alami ramuan tersebut.

    Selain itu, daun sirih rebusan juga dapat digunakan sebagai cuci muka, hasilnya bisa menghilangkan jerawat secara alami. Rebusan daun sirih sebagai antiseptik alami, membersihkan kulit dari bakteri atau kotoran yang menutupi pori-pori kulit, hasilnya pori-pori mengecil. Basuhlah dengan air dingin agar mendapatkan hasil lebih baik lagi.

  5. Obat jerawat alami: jeruk nipis.

    Menjelang tidur gunakan irisan jeruk nipis untuk di gosokkan ke wajah yang ada jerawatnya. Jerawat yang meradang akan pulih, dan wajah jadi tidak kaku karena vitamin C yang ada pada lemon mengandung anti-oksidan tinggi yang mengurangi radang akibat jerawat. Malam hari gunakan dengan rutin, dan beberapa hari kemudian anda akan rasakan perubahan yang nyata di wajah anda.

    Bahan alami ini juga seringkali bisa anda temukan di bahan-bahan kosmetik yang dijual di pasaran, dan tidak jarang juga digunakan untuk terapi masker penghilang jerawat secara alami di salon atau klinik kecantikan. Karena itu jangan remehkan bahan alami yang bisa anda coba sendiri untuk perawatan wajah di rumah.

  6. Obat jerawat alami: temulawak atau curcuma.

    Temulawak juga bisa digunakan untuk membasmi jerawat karena didalamnya terdapat komponen utama kandungan zat yaitu kurkumin dan minyak atsiri. Kurkumin bermanfaat sebagai acnevulgaris, antiflamasi (antiradang), dan anti-hepatoksik (antikeracunan empedu). Sedangkan minyak atsiri temulawak mengandung phelandren, kamfer, bomeol, xanthorrhizol, dan sineal.

    Bila ingin wajah tidak ternodai jerawat, ambil satu jari rimpang temulawak, cuci bersih dan potong-potong. Rebus dengan air bersih sebanyak 4 gelas lalu biarkan mendidih hingga tinggal separuhnya. Setelah dingin, dapat disaring dan diminum (dapat ditambahkan madu). Minumlah dua kali sehari dan sekali minum sebanyak satu gelas.

  7. Obat jerawat alami: bawang putih.

    Kandungan gizi bawang putih sangat tinggi jika dibandingkan dengan jenis bawang lainya, berikut merupakan kandungan gizi yg terdapat dalam bawang putih: vitamin B, vitamin C, unsur P, unsur Ca, unsur Fe. Bawang putih (Allium sativum) adalah umbi yang biasanya digunakan sebagai bumbu masak, di sepanjang sejarah dan masa kini juga digunakan sebagai obat untuk berbagai penyakit, termasuk di dalamnya untuk mengobati dan menghilangkan jerawat yang membandel.

    Berdasarkan National Library of Medicine, dari National Institute of Health (NIH), USA, bawang putih banyak digunakan pada kasus sistem peredaran darah, bahkan aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah). Selengkapnya manfaat bawang putih dan penyakit yang bisa diobati diantaranya:

    a. Mengontrol jumlah kadar gula pada darah. Penderita diabetes perlu mengkonsumsi bawang putih ini agar kadar gula dalam darah terkendali. Seseorang yang ingin menghilangkan jerawatnya maka kadar gulanya harus rendah, karena radang dari jerawat tersebut tidak akan sembuh selama kadar gula dalam tubuh tinggi. Pengobatan apapun tidak akan mampu menghilangkan radang jerawat tersebut, konsumsi bawang putih sangat dianjurkan.

    b. Menyembuhkan penyakit kulit. Bawang putih sudah terbukti memiliki khasiat anti radang, karena mampu melawan infeksi dan bakteri. Oleh sebab itu, bawang putih berguna mengurangi terjangkitnya penyakit pada kulit. Anda juga bisa menggunakan bawang putih untuk membantu menghilangkan bekas jerawat dan mencegah jerawat terinfeksi oleh bakteri.

    c. Mengatasi keracunan. Bawang putih mengandung antidioksida yang mampu untuk membantu detox racun keluar dari tubuh, khususnya zat lemak yang menyebabkan penyumbatan pada peredaran darah. Racun lemak jahat yang dikeluarkan tersebut sangat membantu lancarnya peredaran darah. inilah yang menyebabkan jerawat hilang.

    d. Menyembuhkan luka, disinyalir khasiat bawang putih bisa menutup luka di wajah bekas jerawat. Jerawat yang terluka tidak boleh dibiarkan terbuka karena nanti terkena bahaya infeksi, infeksi yang terjadi akan membuat jerawat meradang lagi. Bawang putih akan sangat bermanfaat untuk membantu mengobati jerawat batu yang mengandung nanah.

    Ada orang yang menggunakan irisan bawang putih mentah yang diletakkan pada luka jerawat tersebut, di tambahkan minyak cap tawon agar lebih mudah menggosokkan pada wajah, dan tidak terlalu pedih di kulit.

    Gunakan plester obat yang untuk luka, handiplast yang bahannya dari kain. Tempelkan plester tersebut dalam waktu 5 hari, hingga luka di wajah tersebut benar-benar kering dan terkelupas dengan sendirinya.

    e. Menghilangkan jerawat. Bawang putih merupakan obat jerawat ampuh karena memiliki anti oksidan yang mampu membunuh bakteri. Gosokkan bawang putih perlahan-lahan ke bagian jerawat dengan rutin maka jerawat anda akan berkurang.

    f. Menguatkan sistem imun tubuh secara alami, sehingga meningkatkan daya tubuh termasuk bakteri penyebab jerawat tersebut. Sistem imun tubuh ini disebabkan karena adanya antibiotik alami yang disebut dialil sulfida. Antibiotik ini jugalah yang membantu terjadinya regenerasi sel kulit yang mati di wajah.

Obat jerawat banyak sekali jenis dan komposisinya di pasaran. Pilihan ada pada anda yang menggunakan produk yang berkenaan dengan masalah jerawat anda dan sesuai dengan jenis jerawat yang anda miliki. Saran yang bijaksana adalah gunakan obat-obatan yang terbuat dari bahan tumbuh-tumbuhan yang alami, karena tumbuhan alami bisa menyembuhkan tubuh tanpa efek samping.

Penggunaan obat kimia, meskipun bisa menyembuhkan jerawat, namun juga bisa terkena bahan kimia lain yang mengganggu ginjal, hati, saluran pencernaan atau organ tubuh lainnya. Untuk itu pilihlah obat herbal yang alami, dan apabila dalam penggunaan bahan alami tersebut tidak ada perubahan ke arah pemulihan kulit anda. Periksakan ke dokter kulit terdekat yang ada di tempat anda atau anda bisa mengunjungi salon kecantikan untuk merawat dan menghilangkan jerawat anda tersebut. Apabila tidak kunjung sembuh dalam waktu seminggu, usahakan pindah ke dokter yang lebih spesialis agar anda cepat sembuh. Pengalaman menyatakan, bahwa obat jerawat yang baik dan tidak menimbulkan efek samping adalah dari tumbuhan alami, ada yang di konsumsi, ada pula yang di oleskan atau di gunakan sebagai masker.

Last edited 08 July 2015