Apakah anda merasa memiliki suara berkarakter?? Jika ya, maka anda sudah memiliki bekal untuk menjadi seorang dubber. Seorang dubber harus mampu mengeluarkan suara yang sesuai dengan karakter yang diperankannya. Anggap saja menjadi seorang anak-anak, berarti seorang dubber harus mampu membentuk karakter suara layaknya seperti anak-anak, dan begitu pula sebaliknya.

Jika anda sering menyaksikan drama Korea atau India yang sudah dialihbahasakan, maka anda sedang mendengarkan suara para dubber yang mengisi suara tersebut. Inilah yang disebut dengan dubbing, yaitu proses dimana merekam suara baru untuk dijadikan sebagai pengganti suara asli. Para dubber biasanya punya kemampuan berekspresi yang sangat baik, sehingga sajian film yang sudah diterjemahkan tersebut tetap menarik untuk ditonton.

enter image description here

Untuk menjadi seorang dubber dapat dimulai sebagai sebuah pekerjaan sampingan. Jadi tidak perlu meninggalkan pekerjaan utama yang kita miliki saat ini. Namun, jika sudah mencicipi enaknya menerima bayaran sebagai seorang dubber (yang katanya cukup gede) maka profesi ini dapat dipertimbangkan menjadi profesi utama. Khususnya jika seorang dubber dapat menerima order untuk mengisi suara iklan-iklan nasional di TV... pasti mantap bayarannya..

Memang selama ini tidak banyak yang ‘mengekspos’ karir seorang dubber iklan. Sehingga kesuksesan hidup seorang dubber iklan tidak banyak yang tahu. Mungkin karena sebagian besar dubber iklan hanya bisa sukses bila berkarir di Jakarta karena studio yang memproduksi iklan, dan agency periklanan yang membuat konsep iklan kebanyakan berada di Jakarta. Beberapa dubber iklan bahkan ada yang sukses sampai bisa membeli mobil, bahkan rumah.

Seorang dubber iklan biasanya akan menerima bayaran sesuai dengan jumlah naskah atau karakter yang diperankan, juga sesuai dengan tingkat senioritasnya. Makin banyak naskah / karakter yang diperankan, makin banyak pula uang yang dihasilkan. Makin senior seorang dubber iklan, makin besar peluang mereka untuk menentukan ‘harga’ mereka sendiri. Misalnya, mereka memasang tarif 1 juta untuk tiap karakter yang mereka perankan, dan dalam 1 bulan ada 10 iklan yang memakai jasa mereka, berarti sudah 10 juta di bulan itu yang mereka terima.

Di Indonesia profesi menjadi seorang dubber terbilang cukup menjanjikan. Saat ini profesi dubber banyak dibutuhkan dalam industri perfilman, misal film barat, lokal, film kartun, maupun industri periklanan. Untuk itu, seorang dubber juga harus mampu menghasilkan banyak karakter suara jika tidak ingin kalah bersaing. Biasanya seorang dubber profesional mampu mengisi suara minimal 10 karakter atau bahkan lebih dari itu.

Dalam melakoni pekerjaan ini pun terbilang sangat menyenangkan, pasalnya seorang dubber tidak dituntut untuk berpenampilan menarik, rapih dan juga paras cantik ataupun tampan. Karena profesi ini berada di belakang layar dan hanya mengandalkan suara bagus dan berkarakter. Bila ia melakukan kesalahan dalam bekerja kadang malah dianggap lucu. Sehingga membuat orang yang bekerja dengannya menjadi senang. Kalau ia bisa melakukan pekerjaan dengan baik, pujian langsung akan diterima. Dibayarnya lumayan pula!

Untuk bisa menjadi seorang dubber handal, Anda cukup berlatih sendiri mengolah suara di rumah dengan mencoba berbagai adegan. Dan yang paling penting adalah Anda harus berlatih mengucapkan kata dengan jelas dan benar.

Tertarik menjadi seorang Dubber??

Apakah mungkin untuk orang awam bila ingin menekuni profesi ini? Bagi teman-teman yang punya pengalaman menjadi seorang dubber, baik itu di radio, tv, sebagai profesi sampingan atau full time,... yuk kita berbincang-bincang disini...

Last edited 22 March 2014