Mengenal macam-macam modal untuk mewujudkan peluang usaha / bisnis sendiri

3
5 Posts
21 Points
agus arifin posted this in Peluang Usaha

Sebenarnya pada saat kita akan memulai sebuah usaha, hal yang perlu kita pikirkan dan perhitungkan adalah berapa sebetulnya dana yang dibutuhkan untuk memulai usaha tersebut?

Tidak semua usaha harus dibangun dengan modal awal yang besar. Beberapa usaha dapat dibangun dengan modal yang terbatas namun efektif. Modal usaha yang dibutuhkan harus disesuaikan dengan keperluan usaha yang akan dibangun* sesuai dengan rencana bisnis* yang kita susun dan perhitungkan sebelumnya. Dalam menyusun rencana bisnis secara sederhana modal dapat dibedakan menjadi modal investasi, modal kerja, dan modal operasional.

Modal investasi diperlukan hanya pada waktu membuka usaha dan bersifat jangka panjang. Misalnya menyewa tempat membuka usaha, membeli peralatan dan perlengkapan. Sementara itu modal kerja mencakup kebutuhan bahan baku, stok barang jadi, dan barang penunjang lainnya. Modal operasional merupakan modal yang dibutuhkan untuk membayar pengeluaran rutin selama usaha tersebut berjalan, misalnya: bayar gaji pegawai, bayar rekening air, listrik, telepon, transportasi, pajak, dll.

macam-macam modal usaha

Modal yang dibutuhkan untuk memulai sebuah usaha memang tergantung pada jenis usaha, namun juga harus disesuaikan dengan kemampuan finansial. Untuk kebutuhan modal kerja dan modal operasional biasanya kita harus memiliki cadangan selama 3-4 bulan pertama, karena pendapatan belum tentu bisa menutupi kebutuhan tersebut.

Adapun sumber modal secara garis besar hanya dapat dibedakan menjadi 2 yaitu modal sendiri dan modal dari pihak luar (pembiayaan orang lain).

Modal Sendiri

Memulai usaha dengan modal sendiri biasanya akan cenderung dalam jumlah terbatas dan perlu waktu yang cukup lama untuk mengumpulkannya. Namun disisi lain, dengan memulai usaha menggunakan modal sendiri, keuntungan yang dapat diperoleh tidak perlu dibagi dengan orang lain, dan juga tidak perlu menanggung beban bunga dan cicilan.

Dengan modal sendiri kita biasanya akan mudah mengatur arah bisnis dan penggunaan (manajemen) karena tidak bergantung atau mendapat pengaruh dari orang lain. Dalam hal ini resiko bisa dikatakan relatif kecil.

Modal perbankan

Jika kita sudah memiliki rekam jejak yang bagus dalam hal perkreditan dengan bank, maka tentu saja memulai usaha dengan modal dari bank jumlahnya bisa cukup besar, bahkan bank-bank akan memberikan penawaran dalam jumlah yang lebih besar untuk mengembangkan usaha kita tersebut. Namun dengan semakin besar pinjaman, semakin besar pula tanggungan untuk membayar bunga dan cicilan pinjaman tersebut.

Biasanya usaha yang sudah mendapat pinjaman dari bank, sudah harus memiliki laporan keuangan dan catatan administrasi yang bisa menghabiskan waktu dalam pembuatannya. Selain itu tentunya harus ada jaminan aset yang digunakan sebagai agunan. Sekali kita memiliki catatan buruk terhadap sebuah bank, maka kita akan masuk dalam "blacklist", dan pinjaman selanjutnya akan sangat susah untuk dikucurkan oleh pihak bank.

Modal Ventura

Dengan menggunakan modal dari ventura, biasanya usaha yang kita jalankan, selain mendapatkan support dalam bentuk dana, kita juga akan mendapatkan bantuan dalam pengelolaan manajemen, dan bimbingan untuk menjalankan bisnis berupa pelatihan dan pendampingan. Pihak ventura cenderung lebih care dengan keberhasilan usaha yang kita jalankan dibandingkan dengan meminjam dari pihak bank.

Namun pinjaman yang didapatkan dari pihak Ventura ini lebih sulit, karena mereka lebih selektif dalam menjaring mitra dan juga perlu waktu yang lama untuk menganalisa potensi usaha yang akan kita kembangkan bersama dengan mereka. Dalam prakteknya, manajemen usaha akan mendapat campur tangan dari pihak tersebut, bahkan bisa diambil alih jika usaha yang tengah dijalankan menunjukkan tanda-tanda stagnasi atau bangkrut.

Modal Patungan (Kongsi)

Salah satu alternatif yang bisa menjadi penengah antara memulai usaha dengan modal sendiri atau modal pinjaman adalah dengan jalan melakukan kemitraan yang berbentuk kongsi. Dengan cara demikian modal yang dikumpulkan bisa lebih besar dan mencukupi kebutuhan membuka usaha. Dengan cara yang demikian, kita tidak perlu membayar bunga pinjaman, namun sebagai gantinya kita harus membagi hasil keuntungan dengan kongsi kita sesuai dengan porsi dan komposisi modal yang dimasukkan ke dalam usaha tersebut.

Persoalan yang mungkin timbul dari modal kongsi ini adalah masalah kepercayaan dan pelanggaran kesepakatan kongsi. Hal ini tidak jarang bisa menimbulkan perpecahan dan bubarnya sebuah usaha yang didasari oleh kerjasama pada awalnya.

Last edited 28 June 2015


comments
No Comment on this Post yet..

Please Log In to Comment..

2 Posts/Answers
3
9 Posts
33 Points
andre cool posted this in Peluang Usaha

Informasi yang menarik dan bisa menambah wawasan bagi kita yang ingin atau sudah berpikir untuk memulai sebuah bisnis dan terbentur dengan permasalahan modal. Namun sebenarnya jika kita bisa memulai usaha dengan modal sendiri itu akan jauh lebih baik. Meskipun jumlahnya terbatas, tapi jika kita mempunyai konsep bisnis yang pas dan tepat, usaha tersebut bisa berkembang dengan perputaran modal dan keuntungan yang didapatkan.

Masalahnya adalah banyak orang yang mencari bisnis yang membuhkan modal besar, seperti bisnis ritel produk. Jika kita bisa mencari ide bisnis yang menawarkan jasa, maka hal ini akan mengurangi modal awal dan bisa dimulai dari bentuk 'bootstraping' dengan modal sendiri.

Dengan menggunakan modal sendiri keuntungan yang bisa kita dapatkan juga maksimal, dan campur tangan pihak lain juga menjadi minimal. Seandainya kita perlu modal tambahan, kita bisa menggunakan sumber-sumber yang disebutkan pada artikel ini sebagai suntikan dana untuk pengembangan usaha saja, karena jika model bisnis sudah terbentuk maka suntikan dana tersebut akan sangat bermanfaat mempercepat laju perkembangan bisnis kita.... itu kalo menurut saya sih... bagaimana menurut teman-teman yang lain ??

Last edited 30 March 2014


comments
No Comment on this Post yet..

Please Log In to Comment..

0
2 Posts
2 Points
Cynta Diki posted this in Peluang Usaha

Jika boleh memilih maka memang lebih enak berbisnis dengan modal sendiri. Sementara masih bekerja di perusahaan atau sebagai karyawan, jika anda memang berniat untuk membuka usaha sendiri nantinya, maka kita harus mulai menabung dan menyisihkan uang penghasilan kita setiap bulan untuk dijadikan modal usaha. Namun jika penghasilan anda pas-pasan, maka cara ini termasuk cukup lama dan sulit untuk dijalankan. Anda perlu berpikir untuk mengerjakan usaha sampingan dahulu sebelum benar-benar terjun dalam dunia bisnis sepenuhnya.

Seandainya ada kesempatan untuk meminjam uang kepada kerabat yang mungkin mau menolong tanpa bunga, maka pinjaman modal usaha ini juga bisa menjadi alternatifnya. Asalkan anda memiliki perencanaan yang tepat dan pengelolaan modal yang efisien, maka meminjam bisa juga menjadi cara yang cepat untuk segera merealisasikan bisnis anda.

Last edited 08 December 2014


comments
No Comment on this Post yet..

Please Log In to Comment..

sticky
Untuk memberikan Tanggapan/Jawaban, silahkan LOGIN terlebih dahulu.

LOGIN

sticky
Jika anda belum menjadi member, silahkan melakukan REGISTRASI.

REGISTRASI

sticky
Dengan menjadi anggota komunitas PeopleHOPE anda bisa memecahkan permasalahan dan belajar bersama-sama..
Atau Login Dengan Social Account: