Manfaat daun sirsak dan kulit manggis untuk mengobati kanker. Kanker adalah penyakit yang disebabkan pertumbuhan abnormal sel-sel jaringan tubuh. Pertumbuhan sel-sel ini dapat menyebar pada bagian tubuh lain. Penyebab kanker bermacam-macam, diantaranya:

Gaya Hidup

Gaya hidup yang tidak sehat seperti sering makan makanan olahan instan dan cepat saji yang banyak mengandung pengawet dan zat-zat kimia lainnya. Tidak semua zat-zat tersebut dapat diproses oleh tubuh. Dalam jangka panjang zat-zat tersebut menumpuk dalam tubuh dan dapat menjadi pemicu tumbuhnya kanker.

kanker karena merokok

Rokok adalah salah satu penyebab terjadinya kanker paru-paru. Dalam asap tembakau terdapat lebih dari 50 karsinogen. Karsinogen adalah sebutan untuk zat-zat yang dapat merangsang pembelahan sel normal menjadi abnormal.Meskipun efek buruk rokok telah diketahui oleh khalayak, bahkan dilakukan penyuluhan dan sosialisasi dampak buruk rokok baik bagi perokok aktif maupun pasif, pengguna rokok tetap tidak berkurang.

Virus

Ada jenis virus yang dapat memicu pertumbuhan sel normal menjadi tidak normal. Beberapa kanker yang disebabkan oleh virus yaitu kanker hati (virus Hepatitis B dan Hepatistis C, HBV), kanker serviks/mulut rahim (Human Papilloma Virus), kanker perut (virus Helicobacter Pylori), Kanker kandung kemih (virus Schistosomes), dan kanker otak (polioma virus).

Hormon

Hormon adalah zat yang dihasilkan kelenjar tubuh yang berfungsi untuk mengatur fungsi-fungsi dalam tubuh. Ketidakseimbangan hormon, baik itu kelebihan atau kekurangan jenis hormon tertentu dapat mengganggu fungsi tubuh dan menjadi pemicu terjadinya kanker.

Banyak penyebab ketidakseimbangan hormon seperti pola makan tidak sehat, stres, dan konsumsi obat-obatan jenis tertentu.

Kanker yang disebabkan oleh hormon adalah kanker payudara dan kanker prostat.

Radiasi

penyebab kanker dari radiasi

Sinar matahari baik untuk kesehatan, salah satunya adalah membantu proses sintesa vitamin D untuk penyerapan kalsium dalam tubuh yang berfungsi menjaga kepadatan tulang. Namun paparan sinar matahari berlebih dapat memicu kanker melanoma akibat dari perubahan melanosit kulit menjadi sel kanker. Orang yang sering beraktifitas diluar ruangan, terpapar sinar matahari secara terus menerus, memiliki resiko lebih tinggi terkena kanker kulit dibandingkan dengan orang yang lebih jarang terkena sinar matahari.

Radiasi dari frekuensi radio seperti pada telepon seluler diduga dapat menjadi pemicu kanker. Walaupun belum terdapat penelitian lebih lanjut tentang hal ini, namun seiring perkembangan jaman, semakin banyak penggunaan peralatan yang menggunakan frekuensi radio, dimasa yang akan datang hal ini dapat mengganggu kesehatan tubuh.

Genetik

5-10% penyebab kanker adalah faktor genetik. Orang yang memiliki anggota keluarga dengan riwayat penyakit kanker memiliki resiko tinggi dibanding orang lain.

Kanker dapat menyebabkan kematian. Mengutip informasi dari Parkway Cancer Centre Singapura, kanker merupakan salah satu penyebab kematian utama dunia. Kanker paru merupakan kanker penyebab kematian nomor satu dengan kasus 1,3 juta kematian per tahun, diikuti dengan kanker perut (736.000 kematian per tahun), kanker hati (695.000 kematian per tahun), kanker kolorektal (608.000 kematian per tahun) dan kanker payudara (458.000 kematian per tahun).

Meskipun kanker penyakit yang dapat menyebabkan kematian. Namun penelitian untuk penyakit kanker terus dilakukan, sehingga saat ini harapan hidup penderita kanker lebih tinggi. Ada berbagai macam prosedur pengobatan kanker, yaitu:

  1. Pembedahan.
  2. Penyinaran.
  3. Penggunaan obat-obatan pembunuh sel kanker (sitostatika/kemoterapi).
  4. Peningkatan daya tahan tubuh (imunoterapi).
  5. Pengobatan dengan hormon.
  6. Transplantasi organ.
  7. Stem cell.

Selain prosedur pengobatan diatas, juga telah dikembangkankan pengobatan alami menggunakan berbagai jenis tanaman yang memiliki khasiat untuk pengobatan. Indonesia kaya akan hasil bumi, terdapat ratusan jenis tanaman yang berguna untuk pengobatan termasuk kanker. Tanaman-tanaman ini diambil manfaatnya mulai dari akar, batang, daun, buah, hingga bijinya. Banyak tanaman yang dapat membantu proses penyembuhan penyakit kanker, diantaranya yaitu daun sirsak dan kulit manggis.

Manfaat Daun Sirsak

Sekitar tahun 1965 sebuah studi membuktikan ekstrak daun sirsak memiliki khasiat yang lebih baik dari kemoterapi bahkan dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker. Pada tahun 1976, hasil penelitian yang dilakukan oleh National Cancer Institute menyatakan batang dan daun sirsak efektif menyerang dan menghancurkan sel kanker.

manfaat daun sirsak

Gambar: Manfaat daun sirsak

Hal ini terjadi karena tingginya kandungan senyawa proaktif yang dimiliki oleh daun sirsak yang jarang ditemui pada tanaman obat lainnya. Tidak seperti kemoterapi, senyawa ini selektif dalam membunuh sel kanker, tidak merusak sel-sel tubuh yang sehat. Berikut kandungan yang terdapat pada daun sirsak:

Lactones

  1. Annohexocina.
  2. Annomuricina A, B, C, dan E.
  3. Annopentocinas A, B, dan C.
  4. Muricoreacina.
  5. Gigantetronemina.
  6. Murihexocina A dan B.
  7. Javoricina.

Isoquinoline

  1. Anonaine.
  2. Anoniine.
  3. Atherospermine.
  4. Coreximine.

Lipid

  1. Asam Gentisic.
  2. Asam Lignoceric.
  3. CLA.
  4. Asam Stearat.

Untuk mengambil manfaat daun sirsak sebagai terapi kanker caranya cukup mudah. Untuk pemula, rebus dengan api sedang 10 lembar daun sirsak dengan 3 gelas air hingga air tersisa kurang lebih 1 gelas.Setelah satu bulan, tingkatkan jumlah daun yang digunakan,kurang lebih 3-5 daun sirsak setiap bulannya, hingga maksimal 21 daun sirsak yang digunakan. Minum air rebusan ini 2 kali sehari dengan takaran 1 gelas setiap kali minum.

Untuk stadium 1-3, rebus 15 lembar daun sirsak dengan 4 gelas air hingga tersisa kurang lebih 3 gelas. Setelah satu bulan, tingkatkan penggunaan daun sirsak 3-5 lembar setiap bulannya, hingga maksimal 31 daun sirsak yang digunakan.

Untuk diatas stadium 3, rebus 21 daun sirsak dengan 5 gelas air hingga tersisa kurang lebih 3 gelas. Setelah satu bulan, tingkatkan penggunaan daun sirsak hingga berjumlah 40-50 daun sirsak pada penggunaan bulan ketiga. Penggunaan daun sirsak tanpa tambahan herbal lainnya maksimal 70 lembar daun.

Hal-hal yang harus diperhatikan ketika membuat dan menggunakan daun sirsak sebagai terapi pengobatan kanker yaitu:

  1. Pilih daun sirsak yang berwarna hijau segar, tidak terlalu tua juga tidak terlalu muda.
  2. Jika ingin menyimpan dalam jumlah agak banyak, daun sirsak dapat dikeringkan dengan cara dijemur dibawah sinar matahari hingga benar-benar kering. Tidak basah atau lembab agar tidak menjadi media tumbuhnya jamur dan bakteri.
  3. Sebelum digunakan cuci bersih daun sirsak dibawah air mengalir.
  4. Jika memilih menggunakan ekstraksi daun sirsak dalam bentuk kapsul, kaplet atau teh daun sirsak, pastikan keamanan dan keaslian produk. Tidak mengandung campuran bahan kimia. Pilih produk dari produsen terpercaya atau memang direkomendasikan oleh ahli holistik medik.
  5. Efek penggunaan daun sirsak sebagai terapi pengobatan kanker tidak instan. Minumlah secara teratur 2 kali sehari, 1 gelas setiap kali minum. Manfaat akan terasa dalam waktu 4 minggu, badan terasa lebih segar.
  6. Salah satu efek terapi menggunakan daun sirsak adalah keringat berlebih dan lebih sering berkemih, untuk proses pengeluaran racun dalam tubuh. Konsumsi air putih minimal 8 gelas per hari, membantu melancarkan pembuangan racun melalui keringat dan urin.
  7. Tetap konsultasikan mengenai perkembangan kesehatan dengan dokter.

Manfaat Kulit Buah Manggis

Kulit buah manggis biasanya digunakan sebagai pewarna tekstil alami pada produksi kain batik. Namun seiring berkembangnya ilmu pengetahuan, kulit buah manggis ternyata memiliki manfaat sebagai obat berbagai macam penyakit, termasuk kanker.

manfaat kulit manggis

Gambar: Manfaat Kulit Manggis

Zat aktif yang terdapat pada kulit buah manggis adalah Xanthone. Zat tersebut umumnya terdapat pada tanaman hutan hujan dan buah berwarna merah keunguan. Ada 200 jenis Xanthone dan 40 terkandung dalam kulit manggis. Dua jenis Xanthone terkuat dinamai Alfa Mangostin dan Gamma Mangostin. Keduanya menjadi salah satu antikosidan terkuat yang memiliki manfaat antibiotik, antivirus, dan anti-inflamasi alami. Xanthone bersifat anti proliferasi danapoptosis yang efektif mengambat dan menghancurkan pertumbuhan sel kanker. Kandungan yang sangat tinggi terdapat pada kulit bagian dalam yang menyelimuti buah manggis.

Kulit buah manggis dapat dikonsumsi dengan dua cara, yaitu dihaluskan dan direbus atau direbus saja.

Cara yang pertama yaitu haluskan kulit bagian dalam dari 5 buah manggis, campur dengan 150 ml air, blender sampai halus. Rebus kulit buah manggis yang telah dihaluskan hingga mendidih. Setelah matang dan didinginkan kulit buah manggis siap dikonsumsi.Untuk menghilangkan rasa pahit dari kulit buah manggis, dapat dicampur dengan madu, susu, atau coklat.

Jika direbus, kerok bagian dalam kulit buah manggis hingga batas kulit terluar. Untuk 4 gelas air gunakan kulit dari 2 buah manggis, rebus dan sisakan air hingga 2 gelas. Jika tidak menyukai rasa pahit dari kulit manggis, setelah matang dapat ditambahkan madu secukupnya. Konsumsi 1 gelas, 2 kali sehari.

Walaupun memiliki manfaat yang cukup besar untuk mengobati kanker, kulit buah manggis juga memiliki efek samping lain. Kulit buah manggis mengandung zat resin, tanin dan serat kasar. Dalam jumlah banyak zat-zat tersebut sulit dicerna oleh tubuh dan dapat membahayakani ginjal dan usus. Efek samping lain adalah perut terasa kembung, hal ini terjadi karena sifat buah manggis yang asam.

Kulit manggis juga dapat menyebabkan alergi. Alergi ringan seperti kulit merah dan gatal-gatal. Alergi berat yaitu mual dan sakit kepala.

Penggunaan jangka pendek dan dalam batas normal, kulit buah manggis aman untuk dikonsumsi sebagai obat bagi penderita kanker. Batas maksimal takaran kulit buah manggis adalah 750 gram.

Minum air minimal 8 gelas per hari untuk membantu pengeluaran zat- zat dalam kulit buah manggis yang sulit diproses oleh tubuh.

Untuk mendapatkan hasil yang efektif, pengobatan kanker biasanya dilakukan secara berkesinambungan yaitu terdiri dari kombinasi beberapa prosedur, misal kombinasi antara penyinaran dan kemoterapi, atau kombinasi prosedur-prosedur lainnya. Maka penggunaan herbal seperti daun sirsak dan kulit buah manggis bersifat suplementer, tidak dapat berdiri sendiri. Konsultasikan hal ini dengan dokter atau ahli holistik medis.

Selain menjalankan proses pengobatan, baik secara medis maupun herbal, hal lain yang dapat membantu proses penyembuhan adalah menghindari paparan penyebab kanker. Mintalah dukungan dari orang-orang terdekat, misalnya meminta agar kerabat, keluarga berhenti merokok, karena paparan asap rokok berpengaruh tidak hanya bagi perokok aktif, juga berpengaruh pada perokok pasif. Melakukan olahraga ringan sesuai kemampuan tubuh, misalnya jalan pagi, baik untuk menjaga kondisi agar tetap sehat selama proses pengobatan.

Last edited 11 March 2015