Bagaimana cara menurunkan berat badan bagi ibu yang kegemukan setelah melahirkan anak? Pembaca yang baik hatinya, Ada pepatah yang mengatakan bahwa sedikit usaha sedikit hasil, banyak upaya memberikan hasil yang beda. Kalau mau mendapatkan hasil yang beda maka harus ada upaya yang beda, yang tidak umum. Riset menunjukkan setelah ibu mengandung sekitar 9 bulan, maka badan cenderung melar atau mengembang, seiring perubahan hormon tubuh yang berubah.

Tak jarang ada gadis muda yang takut hamil lantaran takut jadi mengembang ke samping. Sebenarnya kalau tahu penanganannya yang tepat maka tak perlu takut kehilangan indahnya bentuk tubuh. Memang persalinan bayi selalu diikuti dengan adanya perubahan hormon tubuh. Bahkan ibu yang usai bersalin ada kalanya mengalami emosi yang lebih tinggi karena banyaknya hal baru yang belum pernah dialaminya.

Cara Menurunkan Berat Badan

Dalam situasi seperti ini maka perlu adanya dukungan moral dari pihak keluarga. Ini hal yang wajar karena hampir 80 persen wanita yang usai bersalin mengalami baby blues artinya kebingungan adanya bayi. Kondisi bingung harus melakukan apa, bagaimana merawatnya, harus berbuat apa yang terbaik bagi anaknya. Semua masih dalam tanda tanya besar bagi sang ibu muda ini. Kondisi inilah yang memicu adanya stress atau ketegangan dalam dirinya, dan bila bisa teratasi dengan baik maka hormon kortisol jadi turun. Turunnya hormon tersebut membuat nafsu makannya normal kembali, dan tubuhnya tidak gemuk.

Mari, kita simak beberapa Tips agar tetap tampil cantik pasca melahirkan anak, yakni:

  1. Tetap makan dengan wajar. Perlu dihindari diet yang terpaksa, karena diet yang terpaksa bisa memicu rasa tertekan atau stress yang pada gilirannya justru akan menambah nafsu makan yang tidak wajar. Nafsu makan yang tidak wajar disebut Lapar mulut, lapar yang hanya karena mulut ingin mencicipi segala sesuatu, padahal perut kenyang. Ini akibat daripada stress yang melanda seseorang, cara mengakhirinya adalah hindari berpikir yang negatif.

    Berpikir yang negatif tentang masa depan, bagaimana nasib anak, isteri, orang tua, pekerjaan, pasangan hidup, itu tidak boleh. Tidak perlu memikirkan hal yang belum tentu terjadi, karena itu tidak ada gunanya. Lebih baik pikirkan bagaimana meningkatkan hasil yang telah ada agar lebih banyak lagi. Fokus pada kerja keras terhadap pekerjaan yang telah ada jauh lebih mudah dibanding dengan rintisan pekerjaan baru.

    Dengan fokus pada hal-hal yang telah ada sekarang ini, misalkan syukuri bahwa anda punya ibu yang peduli, anak yang sehat lucu, ada kecukupan penghasilan. Hal ini akan menyingkirkan bayangan ketakutan akan masa depan. Inilah cara mengurangi hormon Kartisol dan Adrenalin dari tubuh, yaitu hindari stress dan makan secara biasa tanpa diet terpaksa.

  2. Lakukan kegiatan Menyusui. Kegiatan menyusui bisa mengurangi berat tubuh, karena lemak akan berkurang secara alami. Ini yang perlu disadari banyak ibu muda, saat menyusui maka lemak tubuh ikut terbakar.

  3. Minumlah air mineral dengan secukupnya. Dehidrasi akan membuat stress seseorang, maka buat ibu yang usai melahirkan sebaiknya minum air yang cukup guna membantu sekresi tubuh. Air akan membantu tubuh agar bisa bercerna dengan baik, semakin sering BAB maka perut jadi kempis.

  4. Sediakan waktu istirahat yang cukup. Waktu yang cukup berkisar 7 jam akan membuat tubuh relaksasi dengan baik, kurang dari itu akan memicu hormon Kartisol muncul. Stress akan menambah berat badan, jadi rehat dengan cukup akan mencegah bertambahnya berat badan usai melahirkan anak.

  5. Olahraga dengan benar. Bagi ibu yang rajin olahraga, misalkan lari ditempat selama 15 menit secara rutin pagi dan sore, akan memulihkan otot perut agar kembali kekar. Otot perut yang kekar akan mempermudah BAB terjadi, jadi perut tidak buncit. Kesehatan seseorang bisa diamati dari buncit tidaknya perut, perut buncit pertanda organ pencernaan tidak berjalan dengan baik.

    Pencernaan yang kurang baik mengakibatkan menumpuknya gas atau racun yang merusak kesehatan tubuh seseorang. Dengan olahraga yang sederhana, lari ditempat atau jalan cepat selama 60 menit akan membakar lemak tubuh, khususnya di perut atau lipatan paha, atau lengan tangan.

  6. Menu makanan diperhatikan dengan benar. Makanan yang sehat dan mengandung asupan gizi yang sepadan, misalkan jenis daging putih dari ikan, ayam kampung, sayuran hijau dan buah, sangat membantu tubuh agar tetap sehat. Persepsi bahwa gemuk harus mengurangi makan itu menyesatkan. Menyesatkan karena tubuh seseorang sangat butuh asupan makanan tiap hari 3 porsi, kurang dari itu justru membuat seseorang sakit dan stress. Pikiran yang stress akan menambah nafsu makan, dan pada akhirnya tubuh mengembang besar alias gemuk. Yang harus dijaga adalah keinginan makan camilan usai makan, ini justru membuat kalori berlebih.

    Makanlah sepuasnya dengan kenyang, tidak akan membuat anda jadi gemuk, yang menggemukkan tubuh adalah tambahan kalori yang tak terkendali dari makanan sampingan, berupa makanan ringan atau camilan tersebut. Makanan ringan dari snack atau kerupuk, kue basah, bakso, mie goreng, es teh manis, minum sirup memicu banyaknya kalori yang ada, dampaknya perut jadi gendut tak terkendali.

  7. Mengatasi Selulit di perut akibat kegemukan di perut usai melahirkan anak. Pasca persalinan, hal yang perlu diperhatikan oleh para ibu muda adalah kulit yang mengerut akibat mengembang saat kehamilan. Biasanya timbul selulit yang merusak pemandangan mata, namun kerutan kulit tersebut bisa hilang dengan perawatan rutin. Hal yang wajar ketika seorang ibu perutnya membesar saat mengandung, kandungan yang besar ini membuat kulit di bagian perut mengembang. Kulit perut yang mengembang ini nampak kerutan yang jelas ketika usai melahirkan anak.

    Kerutan ini dikenal sebagai selulit, yaitu kerutan yang timbul usai melahirkan anak. Perut yang mengembang akibat adanya bayi yang dikandung seorang ibu, acapkali menyisakan masalah keindahan kulit perut. Kulit mejadi melar atau menggelambir usai melahirkan anak adalah akibat terjadinya tarikan yang alami ketika bayi bertumbuh besar dalam perut. Secara elastik kulit perut menyesuaikan bobot bayi dalam kandungan, semakin besar kandungan maka semakin besar terjadi tarikan pada perut. Banyak diantara ibu muda yang sedih melihat kenyataan adanya selulit atau guratan putih kemerahan yang timbul usai melahirkan anak.

    Yang menyebabkan selulit adalah adanya hormon wanita Estrogen yang masif atau berlebih, sehingga menyebabkan terjadi guratan tekstur pada kulit dan menumpuknya lemak di sekitar kulit perut. Selulit akan lenyap dengan sendirinya bila berat badan pulih di kurangi dan adanya olah raga yang ringan misalnya sit up atau lari di tempat sekitar 15 menit setiap pagi dan sore. Gunakan ampas kopi yang diseduh dengan sedikit air panas lalu gosokkan pada perut selama 15 menit lalu bilas dengan bersih. Gunakan pijatan yang merata dan berputar agar peredaran darah di kulit perut bisa pulih. Kulit menjadi cerah tanpa kerutan, dan halus kembali.

    Pada bagian tubuh yang terdapat selulit gosokkan ampas kopi tersebut dengan gerakkan melingkar searah jarum jam selama 15 menit aplikasikan sebelum mandi. Kemudian bilaslah dengan air hangat secara rutin setiap hari untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.

    Olah-raga penting agar kulit tetap kencang dan tidak menggelambir. Kulit perut yang mengerut bisa digosok dengan bawang putih tunggal yang di hancurkan lalu di diamkan selama 15 menit, bawang mengandung kalsium dan selenium serta mineral yang berfungsi memecah timbunan lemak.

Kesimpulan, cara menurunkan berat badan bagi ibu usai persalinan, adalah sangat tergantung pada individu sang ibu. Maksudnya adalah segala upaya untuk mengembalikan berat badan seperti sedia kala, dibutuhkan keinginan kuat dari ibu tersebut.

Tanpa keinginan yang kuat untuk mengembalikan berat badan sang ibu maka segala cara dan upaya tidak akan membawa faedah. Dengan tekad yang kuat, maka berbagai cara yang diungkapkan tersebut diatas akan membawa hasil yang optimum untuk memiliki badan yang sehat dan sintal.

Last edited 23 February 2015