loading categories..
PeopleHOPE Lifestyle Community

Beli Rumah dan Properti Tanpa Uang??

0
1 Posts
2 Points

Jika kita sering melihat iklan-iklan di koran dan buku-buku yang judulnya "Membeli rumah atau properti tanpa uang", maka hal yang pertama kali kita pikirkan adalah.. Ahh.. mana mungkin??? Tapi sebenarnya itu adalah sebuah judul atau slogan yang tidak sepenuhnya salah, mungkin terlihat berlebihan, tapi kalau kita mendapatkan penjelasannya mungkin kita baru bisa memahaminya.

Salah satu strategi yang sering diajarkan dalam seminar mengenai beli properti tanpa uang adalah "Strategi Tanah Fifty Fifty". Dengan strategi ini kita membeli tanah yang tidak terlalu luas, misalnya 500 m2. Setelah terjadi kesepakatan harga dan tempo pembayaran, yang kurang lebih 3 bulan, maka kita dapat mulai melakukan pemasaran dengan sistem per kavling, misalnya dibagi menjadi 3 kavling.

enter image description here

Pada umumnya, tanah yang luas harganya relatif murah dibanding dengan tanah yang lebih kecil. Namun tanah yang lebih kecil justru peminatnya lebih banyak, karena ada lebih banyak orang yang memiliki budget terbatas untuk membeli rumah. Karena itu, kita bisa menjual per kavling dengan harga yang lebih tinggi. Anggap saja jika tanah yang luas itu dapat dibeli dibawah harga pasar/NJOP, maka kita bisa menjual dalam bentuk kavling-kavling kecil dengan harga hampir 1,5 - 2 kali lipat.

Dengan demikian, bila laku dua kavling maka 1 kavling yang lain sudah bisa menjadi milik anda. Inilah yang dimaksudkan bahwa kita bisa membeli tanah dan properti tanpa uang.

Namun pada kenyataannya apakah strategi ini berhasil dalam prakteknya???

Ada yang punya pengalaman menerapkan strategi ini... yuk kita sharing disini... Silahkan bagikan pengalaman menarik anda seputar membeli rumah tanpa uang ini...

Last edited 27 March 2014


comments
No Comment on this Post yet..

Please Log In to Comment..

3 Posts/Answers
1
9 Posts
32 Points

BELI RUMAH TANPA UANG, TANPA MODAL,TANPA KERJA KERAS, TANPA IJASAH, APAKAH TERMASUK KATEGORI BAROKAH DAN AMANAH???


Masih segar dalam ingatan kita, ada banyak orang yang mencari uang dengan tipu sana tipu sini, dan dampaknya banyak mereka yang stress, sakit dan mati ngenes. Orang yang menikmati keuntungan dari penderitaan orang lain tentu tidak menyadari hal itu, karena mereka tidak lagi pernah nongol di depan korban tersebut.

Jenis dan macamnya beragam, namun yang jelas mereka mengeruk untung dari mereka yang bisa jadi mangsanya. Dari mulai investasi emas, saham, sampai kedok multilevel marketing yang memberikan iming-iming luar biasa. Setelah mereka gabung maka raiblah uang jutaan rupiah.

Fenomena yang sangat kental ini mewarnai dunia berita, media cetak dan media elektronik, namun jumlah korban tetap saja banyak, ada apa gerangan??

Banyak orang dalam hidup ini Kurang Waspada, sehingga Resiko tertipu sangat tinggi. Ada tokoh rohaniawan menasihatkan bahwa setiap orang hendaknya menjaga tingkat kewaspadaan 100 persen terhadap siapapun juga, termasuk keluarga, sahabat dan orang dekat kita. Agar risiko bisa menjadi NOL atau minimal. Kalau Tingkat Kewaspadaan kita 0 persen maka resiko tertipu jadi 100 persen.

Yuk, kita Waspada .....Waspada.......dan Waspada selalu terhadap siapapun juga, terutama dengan orang asing, orang yang tidak dikenal maupun orang yang paling dekat dengan kita, sahabat, orangtua, anak, cucu.

Seseorang terjatuh bukan disebabkan Pohon Mangga, tapi terpeleset oleh Kulit Mangga, artinya resiko terbesar seseorang justru dengan orang yang dekat , keluarga maupaun sahabat. Karena tak mungkin kita meminjamkan uang dengan orang yang tidak dikenal, sama seperti orang tidak mungkin menabrak Pohon Mangga.

Beli rumah tanpa uang, tanpa modal, tanpa kerja keras boleh asal itu warisan orang tua kita, tapi kalau milik orang lain maka ada orang lain yang kita manfaatkan Kebodohannya, artinya hasil tersebut adalah uang panas, dan kurang enak untuk diberikan nafkah bagi anak-cucu. Apakah ini hal yang Barokah dan Amanah, tergantung tingkat kesalehan seseorang. Bagi orang Soleh dan Soleha, cari berkat yang Barokah dan Amanah lebih nikmat meskipun tidak bisa hidup Mewah.

Beli rumah dengan cara yang wajar, agar bisa dinikmati anak cucu dengan aman dan nyaman. Jauh dari penyakit dan azab. Setuju???

Last edited 16 November 2013


comments
No Comment on this Post yet..

Please Log In to Comment..

0
25 Posts
70 Points
guest posted this in Rumah dan Properti

Ya sich, harusnya kita jadi makelar rumah aja biar dikit tapi kenyang dimakan ,inspirasi yang bagus dan memberikan understanding yg baik.


comments
No Comment on this Post yet..

Please Log In to Comment..

0
25 Posts
70 Points
guest posted this in Rumah dan Properti

Tuuuuuuuuulll, kite-kite harus waspada ya BRO, jangan ampe ketipu oleh peniup pluit ,tanpa modal lahan trima uang besar ....mana ada ....kualat kagak ye hahahahahahah


comments
No Comment on this Post yet..

Please Log In to Comment..

sticky
Untuk memberikan Tanggapan/Jawaban, silahkan LOGIN terlebih dahulu.

LOGIN

sticky
Jika anda belum menjadi member, silahkan melakukan REGISTRASI.

REGISTRASI

sticky
Dengan menjadi anggota komunitas PeopleHOPE anda bisa memecahkan permasalahan dan belajar bersama-sama..

Or

Ada pertanyaan?? Silahkan hubungi Team Support PeopleHOPE menggunakan Yahoo Messanger di bawah ini.
loading