Bagaimana Entrepreneur Sukses Membangun Bisnisnya?

2
376 Posts
559 Points
admin posted this in Entrepreneurship By: Yohan Salim

Memiliki bisnis atau usaha yang berjalan dengan lancar masih belum cukup bagi para entrepreneur sukses yang memahami bisnis dalam arti yang sesungguhnya. Jika Anda ingin memiliki sebuah bisnis yang sukses maka seharusnya bisnis tersebut bisa beroperasi tanpa kehadiran anda selama beberapa bulan dan tetap bisa menghasilkan profit yang konsisten, bahkan terus meningkat.


Inilah hakikat dari bisnis yang sesungguhnya...

Jika bisnis yang akan maupun yang sedang anda jalankan saat ini sangat bergantung pada kehadiran anda secara operasional dan teknis sehari-hari maka tidak bisa termasuk dalam golongan entrepreneur sukses, namun hanya sekedar pemilik usaha yang bekerja bagi dirinya sendiri. Bisnis seperti ini tidak pernah dapat mencapai potensi maksimal yang seharusnya bisa dicapai oleh bisnis tersebut.

enter image description here

Banyak entrepreneur yang terjebak pada hal ini dan menganggap bahwa hal tersebut sudah biasa. Mereka terlibat hampir dalam setiap aspek operasional usahanya, mulai dari pemasaran, penjualan, melayani pelanggan,dsb. Dalam hal ini mereka kehilangan kebebasan yang seharusnya bisa mereka nikmati jika mereka membangun bisnis dengan cara pandang yang benar.

Jika sewaktu-waktu anda sakit atau berhalangan untuk hadir dalam bisnis anda, maka seharusnya bisnis tetap berjalan seperti biasa. Ini adalah hal yang harus dicapai oleh para entrepreneur yang sukses. Jika hal ini terjadi, maka bisnis tersebut bahkan bisa diwariskan kepada generasi selanjutnya, sehingga menciptakan suatu bisnis yang bertahan lama dan dapat terus berkembang, dan tidak menutup kemungkinan bisnis ini bisa dijual dengan nilai yang mahal kepada orang lain.

Jika anda ingin mendapatkan contoh bisnis yang sukses, maka lihatlah McDonalds, 7-Eleven, KFC, dan bisnis-bisnis lainnya yang berkembang dengan pesat ke seluruh penjuru dunia, melayani ratusan ribu hingga jutaan pelanggan setiap harinya. Dimanapun mereka mengembangkan bisnisnya, kualitas pelayanan, produk, dan tingkat keuntungan yang relatif sama dan terukur.

Lalu apa kuncinya?

Rahasianya adalah bahwa para pendiri atau perintis bisnis tersebut tidak terjebak pada operasional teknis bisnisnya dalam pencapaian titik tertentu dalam perkembangan bisnisnya. Mereka tidak hanya bekerja untuk waktu yang sekarang ini, namun menginvestasikan sebagian waktu mereka untuk mendesain sebuah sistem dan standar prosedur yang dapat diformulasikan dan diterapkan dengan sederhana oleh siapapun.

Pada tahap tertentu dalam bisnisnya, mereka justru memfokuskan diri dan waktu mereka untuk bekerja bagi bisnis tersebut, bukan bekerja di dalam bisnis tersebut. Sebagai gantinya, pada saat sistem tersebut diterapkan, mereka dapat dengan mudah memberdayakan orang-orang yang mampu menggandakan bisnis mereka dengan cepat dan bisa berjalan tanpa kehadiran mereka.

Apa saja yang harus anda pikirkan pada saat membuat sebuah sistem untuk bisnis anda?

  1. Membuat struktur organisasi dan fungsional tim kerja anda.

    Meskipun anda sedang merintis bisnis anda dengan tim yang terbatas dan masih dalam tahap awal pengembangan usaha, anda tetap perlu untuk melakukan hal ini. Hal ini diperlukan agar anda bisa memahami bisnis dan bagian-bagian inti secara keseluruhan agar bisnis tersebut dapat bekerja dengan baik.

    Paling tidak ada beberapa peran fungsional dalam bisnis yang harus ada dan harus memiliki orang yang bertanggung jawab untuk hal tersebut, yaitu: CEO (direktur pelaksana), Direktur marketing, direktur operasional, direktur keuangan, dan direktur SDM. Jika tim anda masih sedikit dan belum bisa menempatkan setiap orang pada satu peran, maka terpaksa anda harus membagi peran ganda kepada beberapa orang agar bagian inti dari struktur organisasi tersebut terisi dan bisa didelegasikan.

  2. Menempatkan setiap orang pada fungsi dan potensi terbaiknya.

    Pada waktu kita membuat struktur organisasi dari bisnis kita, usahakan untuk selalu menempatkan orang yang tepat dan mampu bertanggung jawab untuk menjalankan tanggung jawabnya dan mengembangkan cara-cara yang efektif untuk menjalankan peran fungsionalnya. Sebaiknya mereka yang mendapatkan peran inti dalam bisnis anda adalah orang-orang yang mau belajar dan meningkatkan kemampuan bisnisnya dalam peran dan tanggung jawab yang diembannya.

  3. Menyusun peran fungsional dan standar kerja yang bisa diukur.

    Dalam perjalanan bisnis, maka setiap orang yang bertanggung jawab dalam peran-peran fungsionalnya akan mendapatkan sebuah cara terbaik, strategi, dan metode yang paling efisien untuk mengerjakan perannya. Maka langkah selanjutnya adalah membuat semacam "SOP (Standard Operational Procedure)' atau standar kerja yang dapat dipelajari dan diterapkan oleh orang lain di masa depan.

    Di dalam standar kerja tersebut paling tidak harus memuat dengan jelas dan rinci tanggung jawab pekerjaan, bagaimana langkah-langkah pengerjaannya, serta tolak ukur keberhasilan dan penilaian untuk tanggung jawab tersebut (misal: target-target yang harus dicapai).

  4. Melatih orang lain dan memberikan kepercayaan dan tanggung jawab.

    Setelah mendapatkan SOP yang jelas dan teruji, anda bisa mulai merekrut dan melatih orang-orang yang lain untuk mengambil alih peran fungsional tersebut dan mendelegasikannya, sementara anda bisa beralih pada peran yang lebih strategis, yaitu peran-peran yang semakin tinggi. Pada posisi tersebut, lakukan hal yang sama. Buatlah selalu kontrak peran yang bisa dilatihkan dan dikerjakan oleh orang lain, hingga targetnya adalah anda dapat terbebas dari tanggung jawab operasional sehari-hari

Demikianlah beberapa hal yang penting untuk diketahui para entrepreneur agar mereka memiliki sudut pandang dan pola berpikir yang benar bagaimana cara memulai sebuah bisnis dan mengembangkannya hingga mencapai arti bisnis yang sukses dan dapat dikembangkan dengan cepat tanpa kehadiran kita.

Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda...

Last edited 26 March 2014


comments
No Comment on this Post yet..

Please Log In to Comment..

2 Posts/Answers
2
7 Posts
45 Points
kasandra posted this in Entrepreneurship

Setelah membaca artikel diatas, saya mendapatkan banyak sekali konsep-konsep bisnis yang seharusnya dipikirkan oleh seorang entrepreneur sejak awal ia merencanakan bisnisnya tersebut. Jika seorang entrepreneur memiliki visi yang besar, maka mau tidak mau ia harus menjalankan konsep bisnis ini. Saya sendiri juga merasakan bahwa banyak yang berasumsi bahwa berbisnis itu adalah 'menjadi bos bagi diri sendiri', artinya 'tidak bekerja kepada orang lain'.

Namun ternyata itu saja tidak cukup. Apalah artinya jika kita tidak bekerja kepada orang lain, namun juga harus bekerja siang malam untuk diri sendiri. Meskipun penghasilan yang didapatkan tergantung pada usaha kita sendiri, namun keterbatasan sebagai manusia akhirnya juga membatasi skala bisnis yang kita jalankan tersebut.

Tanpa membangun sebuah sistem, maka bisa dipastikan bisnis tersebut hanya sekedar 'self-employed'.

Last edited 29 March 2014


comments
No Comment on this Post yet..

Please Log In to Comment..

2
7 Posts
37 Points
Sylvia Hana posted this in Entrepreneurship

Apa yang dikatakan lewat artikel ini memang benar. Sebagian besar entrepreneur masih belum bisa menjalankan bisnis yang sesungguhnya, yaitu dengan sistem. Biasanya mereka hanya puas dengan memiliki bisnis yang bisa berjalan dengan lancar dan mendatangkan keuntungan yang semakin besar, meski itu mengharuskan ia bekerja dengan lebih keras dan terikat dengan bisnisnya itu.

Inilah yang sebenarnya merupakan bagian yang krusial dari sebuah bisnis. Jika tidak segera membuat sebuah sistem yang bisa diduplikasi dan didelegasikan kepada orang lain, maka bisnis ini hanyalah sekedar 'self-employed' bisnis. Pemilik bisnis sekaligus sebagai karyawan juga. Padahal yang ingin dicapai dari sebuah bisnis yang sesungguhnya adalah sesuatu yang bisa berjalan tanpa campur tangan pemiliknya dan mampu dikembangkan dimanapun dalam waktu yang relatif singkat.

Hal ini tidak mungkin dicapai jika pemilik bisnis tidak mulai memikirkan sebuah mekanisme dan sistem yang memungkinkan hal itu untuk diwujudkan. Tentunya untuk membuat sistem dibutuhkan waktu dan pengorbanan dari konsentrasi mengerjakan operasional bisnis, namuna hasilnya akan sepadan dengan pengorbanan tersebut.

Saya semakin mendapatkan pencerahan dalam menjalankan bisnis saya sekarang ini....

Last edited 08 December 2014


comments
No Comment on this Post yet..

Please Log In to Comment..

sticky
Untuk memberikan Tanggapan/Jawaban, silahkan LOGIN terlebih dahulu.

LOGIN

sticky
Jika anda belum menjadi member, silahkan melakukan REGISTRASI.

REGISTRASI

sticky
Dengan menjadi anggota komunitas PeopleHOPE anda bisa memecahkan permasalahan dan belajar bersama-sama..
Atau Login Dengan Social Account: