Bagaimana cara memilih tahu yang sehat dan tidak mengandung pengawet?

4
708 Posts
910 Points

Seperti yang sudah dijelaskan dalam artikel "Manfaat tahu dan kandungan Gizinya", maka kita akan setuju bila tahu merupakan makanan yang sehat dan bergizi tinggi. Namun apa jadinya jika makanan yang seharusnya menyehatkan ini diolah dengan cara yang tidak benar?

Maksudnya??

Ya, jika kita menonton tayangan investigasi yang dilakukan oleh salah satu stasiun TV swasta di Indonesia beberapa waktu yang lalu maka kita akan mulai menyadari akan hal ini. Dalam tayangan tersebut dikisahkan dan terbukti dengan jelas ada beberapa pengerajin tahu atau pengusaha tahu yang secara terang-terangan tertangkap oleh kamera mengaku bahwa penggunaan pengawet dalam proses pembuatan tahu adalah sesuatu hal yang biasa dalam industri pembuatan tahu.

cara membuat tahu

Hal ini memang sesuatu yang disadari kurang tepat, namun apa boleh buat, dengan tingkat persaingan bisnis yang sangat ketat saat-saat ini hal itu terpaksa harus dilakukan agar produksi tahunya lebih diminati oleh penjual. Para penjual biasanya berharap agar tahu yang akan dijualnya itu bisa diantisipasi jika seandainya tidak laku bisa dijual keesokan harinya. Biasanya para produsen ada yang memproduksi dengan menggunakan bahan baku tahu yang jumlahnya masal, kemudian hasil produksinya bisa disimpan untuk penjualan selama beberapa hari.

Untuk itu biasanya para pengusaha tahu menambahkan pengawet yang seharusnya tidak diijinkan untuk digunakan pada bahan makanan. Bahan pengawet yang biasanya digunakan oleh para pembuat tahu adalah formalin. Formalin pada dasarnya memang bisa mengawetkan, namun jika dikonsumsi oleh manusia bisa berbahaya bagi kesehatan.

Kita perlu cermat dalam membeli tahu yang sehat dan yang tidak mengandung formalin. Jika kita mengkonsumsi bahan pengawet ini maka bisa menyebabkan iritasi pada lambung dan usus, alergi, diare, serta mual. Dan yang lebih berbahaya adalah jika konsumsi ini terakumulasi dalam jumlah yang banyak, bisa memicu kanker di dalam tubuh manusia, karena formalin pada dasarnya bersifat karsinogenik. Sebenarnya formalin merupakan bahan pengawet yang dilarang penggunaannya untuk makanan, karena hanya digunakan untuk mengawetkan mayat manusia atau digunakan pada industri penyamakan kulit.

Memilih tahu yang bebas dari pengawet makanan berbahaya itu harus dilakukan secara cermat. Selain itu dalam memilih tahu kita juga harus waspada terhadap tahu yang menggunakan pewarna makanan buatan yang bersifat kimia dan juga sama berbahayanya dengan pengawet formalin tersebut. Jadi selain harus memilih tahu yang bebas dari pengawet kita juga harus bisa membedakan mana tahu yang tidak menggunakan pewarna kimia tersebut.

cara memilih tahu yang sehat

Tips memilih tahu yang tidak mengandung formalin dan pewarna buatan

Berikut ini beberapa tips yang dapat membantu kita memilih mana tahu yang bebas dari pengawet dan pewarna yang berbahaya bagi kesehatan manusia:

  1. Ciri-ciri tahu yang menggunakan formalin adalah berbau obat, sedangkan tahu yang normal (biasa) baunya khas protein kedelai dan agak asam karena proses fermentasi.

  2. Tahu yang menggunakan formalin akan terasa lebih kenyal dan keras jika ditekan menggunakan jari, sedangkan yang tidak menggunakan pengawet akan mudah hancur jika ditekan.

  3. Tahu yang menggunakan formalin akan awet hingga 3 hari, sedangkan tahu yang biasa (tidak menggunakan pengawet) hanya bertahan selama 24 jam saja, lebih dari itu tahu akan terasa kecut dan rusak.

  4. Tahu yang menggunakan pewarna buatan akan berwarna kuning hingga bagian tengahnya jika dibelah, berbeda dengan tahu yang menggunakan pewarna dari kunyit. Tahu yang menggunakan kunyit sebagai pewarnanya akan berwarna kuning pada bagian permukaan namun tidak sampai ke tengah. Bagian tengah tahu biasanya tetap akan berwarna putih.

Demikian beberapa tips yang dapat membantu kita untuk bisa menentukan mana tahu yang tidak menggunakan pengawet dan pewarna kimia yang berbahaya bagi kesehatan.

Namun, jika anda setelah membaca artikel ini masih merasa was-was atau takut, maka sebagai alternatifnya anda bisa mencoba membuat tahu sendiri. Untuk tutorialnya anda bisa membaca artikel lainnya yang berjudul "Bagaimana cara membuat tahu sendiri di rumah". Selain bisa menjamin bahwa tahunya bebas dari pengawet dan pewarna buatan, kita juga bisa menjamin segi kebersihannya.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda.

PeopleHOPE : Community for Learning and Sharing.

Lets share what people hope to know

Last edited 28 June 2015


comments
No Comment on this Post yet..

Please Log In to Comment..

1 Posts/Answers
2
9 Posts
33 Points

Terima kasih atas informasi yang dibagikan.. sangat berguna bagi saya yang hobi makan tahu. Selama ini saya tidak terlalu memperhatikan masalah ini, karena saya hanya mengetahui bahwa tahu itu makanan yang alami. Namun ternyata memang ada beberapa produsen tahu yang memang tidak mempedulikan konsumennya dengan menambahkan formalin untuk mengawetkan tahunya...hiiii... serem juga ya kalo kita makan tahu yang mengandung formalin.... bisa-bisa kita jadi mayat hidup tuh...hahahaha

By the way.. nice info...thanks

Last edited 26 June 2016


comments
No Comment on this Post yet..

Please Log In to Comment..

sticky
Untuk memberikan Tanggapan/Jawaban, silahkan LOGIN terlebih dahulu.

LOGIN

sticky
Jika anda belum menjadi member, silahkan melakukan REGISTRASI.

REGISTRASI

sticky
Dengan menjadi anggota komunitas PeopleHOPE anda bisa memecahkan permasalahan dan belajar bersama-sama..
Atau Login Dengan Social Account: