Kegiatan berbelanja merupakan salah satu hal yang sudah menjadi bagian dari kegiatan rutin paling tidak setiap minggu atau setiap bulan. Selama ini yang kita tahu adalah berbelanja dengan cara yang konvensional, seperti pergi ke toko atau ke mall.

Memang di satu sisi kegiatan berbelanja juga bisa dibarengi dengan jalan-jalan bersama dengan keluarga, namun jika kondisi macet atau jika tidak memiliki kendaraan pribadi, maka kegiatan berbelanja menjadi aktifitas yang melelahkan, karena harus menjinjing barang belanjaan hingga ke rumah.

enter image description here

Adakah alternatif lain untuk berbelanja??

Ya, itulah yang sedang kita bahas dalam tulisan ini.. Belanja secara online, alias online shopping.

Kegiatan belanja secara online memang bukan hal baru, termasuk di Indonesia sendiri kegiatan beli barang secara online sudah dimulai dari beberapa tahun yang lalu, hanya saja masih belum menjadi populer karena beragam faktor. Salah satu faktor yang masih menghantui orang yang ingin belanja secara online adalah keamanan dan kepercayaan. Banyak yang menjadi korban penipuan karena mencoba untuk belanja secara online di Internet. Namun solusi untuk masalah ini sudah mulai ditemukan, dan di Indonesia sendiri hal ini sudah dimulai. Ikuti terus ulasan dalam tulisan ini untuk mengetahuinya.

Padahal banyak yang sudah mengerti bahwa jika kegiatan belanja online bisa terjamin aman, maka sebenarnya bisa menjadi alternatif yang lebih menyenangkan dibandingkan harus capek-capek belanja sendiri secara konvensional.

Berikut ini beberapa alasan mengapa berbelanja secara online bisa menjadi pertimbangan dan alternatif khususnya bagi masyarakat perkotaan:

  1. Tidak perlu membuang banyak waktu untuk bepergian dan berlama-lama antri di depan kasir.
  2. Tidak perlu menguras tenaga dengan membawa sendiri barang belanjaan.
  3. Belanja menjadi lebih efektif dan efisien, tidak dipengaruhi oleh promosi-promosi yang bertebaran di sekitar toko.
  4. Belanja menjadi lebih cerdas, karena kita bisa melihat dan membandingkan secara rinci manfaat dan harga dari produk-produk yang akan dibeli.
  5. Mengurangi kemacetan karena tidak harus keluar rumah untuk membeli produk-produk tertentu dengan menggunakan kendaraan pribadi.
  6. Harga yang ditawarkan oleh toko online cenderung lebih murah karena mereka tidak perlu membangun toko secara fisik, sehingga cost untuk penjualan menjadi lebih rendah.

Jika kita menengok ke sistem belanja yang ada di luar negeri, maka kita bisa mulai melihat gambaran besarnya. Setiap negara memiliki kebijakan atau sistem pasar yang berbeda. Di Jerman, Inggris, dan Perancis misalnya, pasar ritel kebutuhan makanan dan rumah tangga sangat terkonsolidasi dan persaingan harganya juga lebih sedikit. Justru yang menjadi persaingan adalah dalam hal inovasi dan layanan tambahan bagi konsumen.

enter image description here

Hal ini membuka peluang untuk konsep berbelanja secara online. Selain itu juga, beberapa peraturan yang ketat untuk membuka sebuah toko ritel di beberapa wilayah akhirnya turut mendorong pertumbuhan toko online.

Hanya saja, dengan mengusung konsep toko online, kita harus mengerti strategi pengiriman barang ke konsumen yang paling tepat, agar kepuasan dan nilai tambah bagi konsumen bisa benar-benar dirasakan.

Dalam beberapa tahun belakangan ini kita sudah cukup familiar dengan beberapa nama seperti Tokobagus, Tokopedia, bli-bli, dan Lazada yang sudah mulai mengembangkan potensi toko online di Indonesia. Konsep bisnis yang ditawarkan oleh masing-masing nama tersebut ada yang sama dan ada yang berbeda.

Jika kita melihat tokobagus, maka sebenarnya konsep toko online memang ada di dalamnya, namun tidak murni sebagai toko online, karena lebih tepat disebut sebagai listing iklan online. Mengapa demikian? karena tidak ada manajemen yang komprehensif untuk menangani pembayaran dan pengiriman barang ke pembeli. Transaksi dilakukan secara langsung antara penjual dan pembeli, sehingga tidak ada jaminan luput dari penipuan.

Konsep yang diusung oleh Tokopedia memang lebih matang dan sudah mengarah kepada konsep toko online yang sesungguhnya. Namun tokopedia ini rupanya mengarah kepada konsep mall online, dimana dalam website tersebut ada banyak penjual dan tokopedia menjadi semacam wadah atau mallnya. Dalam hal ini tentu tidak ada standarisasi layanan antara satu penjual dan penjual yang lain, sehingga kita harus pilih-pilih mana penjual yang terbaik berdasarkan testimoni dari pelanggan sebelumnya.

enter image description here

Konsep toko online yang paling mendekati konsep toko online di luar negri adalah Lazada dan Bli-Bli. Keduanya mengusung konsep bisnis yang hampir sama. Hanya saja Lazada memberikan penawaran yang lebih baik, yaitu dengan memberikan layanan tambahan berupa ongkos kirim gratis dan fasilitas untuk COD (Cash on Delivery) alias bayar di tempat.

Dengan 2 hal ini saja seharusnya bisa menjadi jaminan bagi para pembeli untuk merasa aman berbelanja secara online dan juga jaminan untuk mendapatkan harga yang murah (karena tidak dikenakan ongkos kirim). Kenyataannya memang demikian. Dilihat dari nilai transaksi dan jumlah pengunjung ke website Lazada, pertumbuhannya sangat pesat. Hal ini menjadi sebuah pertanda bahwa potensi bisnis penjualan secara online di Indonesia sudah mulai diterima oleh masyarakat luas.

Apakah anda sudah pernah berbelanja secara online??

Jika belum, cobalah pengalaman baru ini. Klik disini untuk mulai berbelanja online.

Last edited 12 May 2014